Berkunjung Ke Pura Mangkunegaran di dekat Hotel ASIA Solo.

Berkunjung ke Pura Mangkunegaran di dekat Hotel Asia Solo

Suara rentetan gerbong khas si ular baja itu terdengar jelas di telingaku. Tas ransel yang biasa aku bawa tergeletak manis dibawah kedua kakiku. Para penumpang lain masih saling terdiam dan sama-sama menikmati perjalanan yang diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih 11 jam perjalanan. Suara hembusan angin yang berasal dari sebuah AC di dalam gerbong terdengar menyeruak. Hari ini aku sedang melakukan perjalanan menuju Solo. Meskipun sekarang telah berubah nama manjadi Surakarta, namun nama solo tetap menjadi nama khas untuk kota kecil di Jawa Bagian Tengah ini. melakukan perjalanan dengan kereta api sungguh menyenangkan buatku. Continue reading “Berkunjung Ke Pura Mangkunegaran di dekat Hotel ASIA Solo.”

Saumlaki Series; Beautiful Empty Island, Nustubung.

Tek keteeekk keteekk keteekkk…. Siang itu alunan nada mesin ketinting mulai terdengar. Jam masih menujukan pukul 12.00 WIT, para nelayan mulai berdatangan ke pantai desa lermatang seusai menjual hasil tangkapannya di kota saumlaki. aku dan seorang kawanku memang sengaja datang untuk menagih janji bapak kepala urusan umum desa untuk berwisata ke pulau kosong yang ada di depan desa. Continue reading “Saumlaki Series; Beautiful Empty Island, Nustubung.”

Saumlaki Series; Journey to the east, Tual City

Saumlaki Series : Jouney to the East, Tual City.

Wohooo, Tual, Langur. Hari itu aku mendapatkan tugas mulia untuk membawa satu ton bibit rumput laut dari kota ini. tugas yang lumayan cukup berat bagiku. Bukan karena bobotnya yang berat, tapi ini menyangkut akan keberhasilan untuk mendatangkan bibit dengan volume yang cukup besar dengan waktu perjalanan yang tidak sebentar. Semua rencana pun aku buat. Rincian biaya perjalanan serta biaya tetek bengek yang mungkin aku keluarkan pun aku tulis. Meledak. Continue reading “Saumlaki Series; Journey to the east, Tual City”

Saumlaki Series; Uniquely Saumlaki Traditional Market

Saumlaki traditional market

Hari ini, memasuki bulan keempat aku berada di Kota Saumlaki. Rasanya hampir semua sudut kotanya sudah aku jalajahi. Mulai dari sisi paling timur, sampai sisi paling barat, bagian utara dan selatan sampai dengan jalur lintas desa di bagian baratnya sudah pernah aku kunjungi. Rasa bosan mulai melanda. Tapi bukan Saumlaki jika tidak memunculkan hal yang unik setiap harinya. Continue reading “Saumlaki Series; Uniquely Saumlaki Traditional Market”