Saumlaki Series; Beautiful Empty Island, Nustubung.

Tek keteeekk keteekk keteekkk…. Siang itu alunan nada mesin ketinting mulai terdengar. Jam masih menujukan pukul 12.00 WIT, para nelayan mulai berdatangan ke pantai desa lermatang seusai menjual hasil tangkapannya di kota saumlaki. aku dan seorang kawanku memang sengaja datang untuk menagih janji bapak kepala urusan umum desa untuk berwisata ke pulau kosong yang ada di depan desa. Continue reading “Saumlaki Series; Beautiful Empty Island, Nustubung.”

Saumlaki Series; Seaweed and Lermatang Society

Rumput laut dan masyarakat desa lermatang.

“Hancur semua mas, seng ada lagi yang tersisa ee.”

“Harga su turun sekarang mas, seng jelas.”

“Seng ada bibit mas, katong cari yang cepat sa.”

“Disini seng bisa mas kerja kelompok.”

“Susah mas.”

“Seng bisa mas.”

“Seng tau mas.”

“4000 mas.”

“Satu karung satu juta mas.”

“Pasir su paling cepat mas.”

“500 ribu satu rit mas.” Continue reading “Saumlaki Series; Seaweed and Lermatang Society”

Saumlaki Series; Onny and his Australia Jail’s

Onny and his Australia Jail’s
Lelaki gagah itu datang menghampiriku disaat aku sedang berbincang dengan seorang petani Rumput Laut di desa Lematang. Badannya terbilang besar untuk ukuran warga Maluku. Raut mukanya terlihat seakan sedang menahan hawa panas yang membakar tubuhnya. Cuaca di desa saat itu dapat dibilang membakar sekali, namun hembusan angin dingin yang begitu kuat mampu meminimalisir teriknya panas matahari tersebut.  Continue reading “Saumlaki Series; Onny and his Australia Jail’s”

Saumlaki Series; Lermatang Old Village

Kampung lama Lermatang

Jarak desa ini dari kota Saumlaki kurang lebih 23 kilometer. Desa lermatang adalah satu dari banyak desa pesisir yang ada di pulau yamdena. Akses menuju desa tersebut saat ini bisa dibilang cukup nyaman. Pembangunan kota Saumlaki sebagai pusat kabupaten turut berimbas pada pembangunan desa-desa yang ada di sekitarnya, pun demikian dengan desa Lermatang. Jalanan lintas desa terus diperbaharui sehingga memudahkan akses transportasi bagi setiap desa yang ada. Continue reading “Saumlaki Series; Lermatang Old Village”

Saumlaki Series; Uniquely Vaccine

Unik dan tidak sesuai dengan apa yang aku bayangkan.  

Hari itu, aku berjalan meninggalkan kediamannku dengan maksud untuk mencari keberadaan vaksin Rabies di kota ini. Lagi-lagi aku harus berurusan dengan vaksin dikarenakan vaksin pencegahan rabies terdiri dari tiga fase. Ini berarti mau tidak mau aku harus menyuntikan vaksin tersebut kedalam tubuhku sebanyak tiga kali dengan rentang waktu yang berbeda. Dikota kecil ini, rumah sakit merupakan tujuan utama karena menurut logikaku, tidak ada lagi tempat lain yang lebih meyakinkan selain rumah sakit. Continue reading “Saumlaki Series; Uniquely Vaccine”

Saumlaki Series; Matilda Batlayeri Airport

Susana kota saumlaki masih seperti itu-itu saja, tidak ada perubahan berarti yang aku lihat. Suasana kotanya, jalanannya, serta aktivitas penduduknya hampir sama. Pagi itu aku berencana untuk bergerak menuju bandara. Entah karena memang tidak ada lagi tampat hiburan yang menarik atau bagaimana, yang pasti aku sangat penasaran dengan bandara kecil disisi barat kota tersebut. Continue reading “Saumlaki Series; Matilda Batlayeri Airport”

Saumlaki Series; City and their development

Saumlaki dan semua pembangunannya.

Hari itu, rabu 20 july 2016, tiket keberangkatanku ke kota Saumlaki sudah ter-issued. Aku memutuskan untuk kembali berkelana ke sebuah pulau di wilayah timur Indonesia yang dapat dibilang masih sangat memerlukan bantuan dari teman-taman yang berada di wilayah barat dalam segi pembangunannya. Disisi lain, aku yang kala itu masih menjalani peran sebagai pekerja lepas, menjadikan tawaran ini adalah sebagai tantangan baru bagi diriku. Sehingga tanpa pikir panjang, aku langsung mengiyakan tawaran tersebut. Continue reading “Saumlaki Series; City and their development”